Penandatangan MOU Rublik Artikel dan Konsultasi sekaligus
Ruang Konsultasi Indonesia Marketing Association (IMA) Jabar yang ditayangkan pada kolom halaman Ekonomi Harian Umum Pikiran Rakyat yang diterbitkan setiap hari selasa, menurut Presiden IMA Jabar Herman Muchtar rublik “marketing and brand” tersebut sangat diminati oleh para pembaca setia Pikiran Rakyat terutama bagi pembaca yang haus akan materi-materi tentang “marketing and brand”, sesuai dengan visi dan misi dari IMA yaitu pengembangan bidang marketing dengan tulisan, pelatihan, dan pendidikan, jadi pada intinya dengan terjalinnya kerjasama yang baik antara IMA Jabar dan Harian Umum Pikiran Rakyat serta tidak menutup kemungkinan dengan Harian Umum yang lainnya rublik tersebut sangat penting untuk di kelola dengan baik, melihat potensi dari Dewan Penasihat, Pengurus dan Anggota dari IMA Jabar tersebut sangat bagus, dengan penguasaan-penguasaan teori atau materi yang aplikatif tak sekedar teori belaka. Diutarakan juga oleh Pemimpin Redaksi Pikiran Rakyat H. Yoyo S. Adiredja bahwa rublik yang telah terbit selama satu tahun tersebut memberikan suasana baru pada kolom ekonomi Pikiran Rakyat, maka dari itu MOU pun diperpanjang sampai Maret 2009.

Presiden Indonesia Marketing Association (IMA) Jabar H. Herman Muchtar, SE menandatangani MOU dengan Pemimpin Redaksi Pikiran Rakyat H. Yoyo S. Adiredja tentang penayangan Rublik Artikel dan Konsultasi tentang “Marketing and Brand” di Kantor Harian Umum Pikiran Rakyat Jalan Asia Afrika 77 Bandung yang disaksikan oleh Dirut. Pikiran Rakyat H. Syafik Umar (kedua dari sebelah kiri). Rabu (26/03/08)
Seusai penandatanganan acara dilanjutkan dengan diskusi yang bertemakan “Peran Media dalam Pilkada” sebagai nara sumber yaitu Prof. DR. Deddy Mulyana, Ph.D. (pakar komunikasi UNPAD), H.Syafik Umar (Dirut Pikiran Rakyat), Poppy Rufaidah.Ph.D. (Ketua Jurusan Manajemen FE UNPAD) dan dipandu oleh Herman Muchtar, pada kesempatan tersebut dihadiri sekurangnya 30 orang peserta baik itu dewan Penasihat, Pengurus, dan Anggota IMA Jabar.
Ditegaskan juga oleh Prof DR. Dedy Mulyana bahwa Pers perlu mengeksplorasi karakteristik, program dan kebijakan kandidat sehingga masyarakat pembaca memiliki cukup pengetahuan tentang positif dan negatif-nya kandidat, memang surat kabar tidak cukup meyakinkan pembaca untuk mengarahkan pilihannya, karena media tersebut sifatnya kognitif, namun juga dapat dikatakan berperan besar bagi opinion leader untuk ditindaklanjuti ke masyarakat pemilih dan karena sebarannya yang cukup luas.
Thank you for reading this post. You can now Leave A Comment (0) or Leave A Trackback.
Post Info
This entry was posted on Thursday, April 10th, 2008 and is filed under Pikiran Rakyat, IMA, Organization. Tagged with:You can follow any responses to this entry through the Comments Feed. You can Leave A Comment, or A Trackback.
Previous Post: DPE Kota Bandung menyelenggarakan Kelompok Kerja dengan tema Revitalisasi fungsi pasar tradisional »
- Penandatangan MOU Rublik Artikel dan Konsultasi sekaligus
- DPE Kota Bandung menyelenggarakan Kelompok Kerja dengan tema Revitalisasi fungsi pasar tradisional
- Herman Muchtar melantik BPC PHRI Kota Depok sekaligus kunjungan Kerja ke BPC PHRI Kabupaten Bogor
- Hasil Sarasehan Pembangungan dan Pengembangan Pariwisata Jawa Barat 2008-2010
- PHRI dan ASITA Jawa Barat menyelenggarakan Sarasehan Pembangungan & Pengembangan Pariwisata Jawa Barat 2008-2010
- Foto foto pada Giatnas INKANAS II Cibubur 19-25 November 2007
- Pertemuan tokoh pariwisata Jawa Barat dalam mengevaluasi pariwisata 2007 untuk menghadapi 2008
- Minal aidzin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin.
- Sportivitas Komunikasi










